Morowalinews.com - Ambo Dalle yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Morowali dinilai sebagai figur tepat memimpin Morowali usai kepemimpinan Anwar Hafid nanti.
Ambo Dalle yang sudah mengakar di masyarakat diyakini lebih memahami kondisi Morowali dan mengerti apa yang menjadi keinginan masyarakat. Sepakterjang Ambo sebagai politikus juga tidak perlu diragukan lagi karena selalu dipercayakan masyarakat menjadi wakilnya di parlemen.
“Ambo Dalle pernah menjabat anggota DPRD di Poso pada 1999, kemudian ke DPRD Morowali. Selanjutnya di era reformasi Ambo Dalle juga tetap menjadi wakil rakyat hingga saat ini menjabat Ketua DPRD Morowali dari Partai Demokrat. Ini menandakan beliau selalu mendapat tempat,” ujar Direktur Eksekutif Yayasan Miano Morowali, Idrus Hadado, Kamis (3/8/2017).
Sebagai Tokoh Muda dari Morowali, Idrus memberikan apresiasi penuh kepada Ambo Dalle atas niatan maju menjadi bakal calon Bupati Morowali di Pilkada 2018. Dengan elektabilitas yang dimiliki, Idrus yakin banyak partai bakal menjadi perahu mengantarkan Ambo Dalle dan pasangannya ke KPU.
Dikatakan, sosok Ambo menjadi kandidat terkuat, meskipun ada sederet calon yang akan berkompetisi. Ibaratnya lanjut Idrus, tidak ada masyarakat yang tidak kenal dengan Ambo. “Empat periode menjadi wakil rakyat adalah buktinya. Bahkan masyarakat telah membentuk relawan dan itu dilakukan sukarela,” katanya.
Idrus menegaskan, sebagai warga yang berasal dari Morowali, ia tidak ingin di daerahnya terjadi dinasti politik. “Daerah kita harus berkembang. Tentu kita prihatin jika ke depan tidak terjadi pemerataan. Saya tidak menyebut siapa, namun ada sinyalemen ke arah sana. Makanya hanya Ambo Dalle kami harapkan merubah Morowali ke arah lebih baik,” paparnya.
Ambo Dalle kini telah mendaftar di Partai Golkar untuk mendapat restu menjadi bakal calon. Namun kata Idrus, hal itu tidak ada hubungan dengan dirinya yang kebetulan menjabat sebagai pengurus di DPD Golkar Sulteng. Restunya kepada Ambo Dalle menjadi peserta pilkada, murni adalah sikap pribadi.
“Saya hanya menyarankan beliau mendaftarkan di Golkar dan Alhamdulilah sudah dilakukan,” ujarnya.
Di Golkar jelas Idrus, ada ketentuan dan mekanisme partai dalam menentukan usungan pada pilkada. Dan salah satu prosedurnya adalah mengutamakan kader partai. “Tapi jika kader partai surveinya di bawah, saya minta partai (Golkar) tidak memaksakan. Harus memberikan peluang kepada non kader yang lebih berelektabilitas,” jelasnya.
Sekadar diketahui, Di DPRD Morowali, Golkar memiliki empat kursi. Andaikan Ambo Dalle mendapat lampu hijau dari partai berlambang beringin ini, ia masih harus mencari koalisi dengan partai lain, karena syarat minimal mengusung pasangan calon ialah lima kursi.

0 komentar: